Jokowi Mencari Terorisme Bill Selesai Katakan Tidak Suka Membuat Mencari

7.jpg

Jokowi Mencari Terorisme Bill Selesai Katakan Tidak Suka Membuat Mencari

Setelah Polisi dan 11 warga sipil terluka hanya wakil rakyat yang duduk di mata alami Senayan,
Kecuali Fadli Zon. Fadli Zon menyatakan bahwa dia tidak ingin undang-undang tersebut disalahgunakan oleh otoritas Jokowi sebagai instrumen kekuasaan dan a
Alat politik untuk menahan seseorang. Bagaimana bisa ada agen orang dengan selalu mencari kesukaran dengan 29, yaitu
Kompensasi dari uang orang tapi tidak menyimpan nyawa mereka? Padahal Panja Direvisi atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme itu
Disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat untuk memasukkan yurisdiksi TNI dari RUU Terorisme, namun bersama dengan Fintli
Suara Zon dalam urusan kritis ini menunjukkan bahwa Fadli Zon adalah pemangsa negara yang telah merusak
Otoritas otoritas ini. Kelompok teroris memiliki jaringan yang sangat besar dan kuat dengan kekuatan meskipun Undang-Undang tentang Pemberantasan
Terorisme sangat lemah. Apa tugas perwakilan terhormat rakyat? Pekerjaannya hanya menggeliat dari
Pemerintah, meski dia telah membayar gaji yang besar termasuk tunjangan yang dibayar oleh uang rakyat. Yang membuat
Faktur karena komponen TNI akan terkandung dalam salah satu artikel. Tampaknya mereka takut akan otoritas mereka
Disalahgunakan oleh TNI dari pemberantasan teroris. Selain Wiranto, Presiden Jokowi juga menganjurkan Terorisme
Bertindak akan selesai, betapapun persisnya keadaan Fadli Zon? Dia menjelaskan seperti membuat kerajinan tangan, menyelesaikan Revisi
UU Terorisme tidak Alasan utama di balik RUU Terorisme Pansus ini adalah membicarakan beberapa hal. Belajar dari kesalahan
Aksi teroris di Terminal Kampung Melayu, ” Presiden Jokowi telah mengatur pencarian dan mengejar akar sejak
Target Teroris sekarang tidak lagi menargetkan kafir neraka neraka ini (berdasarkan versinya), walaupun
Sasaran mereka adalah aparat keamanan. Jawabannya benar-benar seperti itu, sarana balasan yang tidak mewakili orang dalam apapun
cara. Teroris telah menggeledah Negara Kesatuan Republik Indonesia, bahkan masih sempai-simpati Ryanair. Keberadaan manusia adalah
Diselimuti dengan kerajinan tangan. Sejak Densus 88 menghancurkan rekan kerja mereka, bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu adalah a
Bukti tindakan pembalasan. Sejak Wiranto telah meminta DPR untuk menyelesaikan revisi ini
Bertindak Terorisme dengan mempengaruhi bagian-bagian TNI menjadi anggota dan kepemimpinan Terorisme Panja mereka. Tapi karena kerja malas,
Taunya makan gaji dari uang rakyat, oleh karena itu ada masalah yang menghalangi. “Saya selalu meminta hal ini
terpecahkan. Panja dan saya bertemu beberapa kali, di rumah yang resmi. Saya jelaskan masalahnya. Tapi sampai pembicaraan (di DPR)
Agak lamban, “kata Wiranto. Tugasnya Fadli Zon nostalgia dan pengaruhnya bertentangan dengan pemerintah, meski sudah banyak
Masa hidup diperkirakan karena tindakan teroris terhadap negara ini. Yang harus menunggu salah satu rumahnya menjadi korban
Terorisme, matanya terbuka lebar dan terbangun dari fantasinya yang diperpanjang? “Hukumnya tidak seperti membuat kerajinan tangan, tapi memang begitu
Akan membutuhkan pemeriksaan yang membutuhkan naskah akademis. Filosofi macam apa, karena sekali hukumnya, dia mengikat semua orang Kuba
Warga negara, “kata Fadli Zon Ryanair. Tidak ada hal seperti itu, menyangkut gaya hidup individu dan negara.
kedaulatan. Tidak perlu diskusi. Fadli Zon tidak mengerti bahwa dalam menghadapi band teroris perlu bersama
Kekuatan lengkap, terutama dengan memobilisasi semua komponen baik itu DPR, Polri, TNI, beserta sebagian masyarakat. Ini membutuhkan
Pasukan sejak terorisme adalah musuh negara, untuk menekan mereka. Keterlambatan Terorisme dalam Pemberantasan RUU di
DPR karena tindakan agen orang tersebut yang bertentangan. Sedangkan bom bunuh diri di
Episode Kampung Melayu adalah aktivitas teroris yang berbahaya karena tujuan mereka adalah alat keamanan. Meski sudah
Telah ditunjukkan untuk membasmi teroris. Para prajurit TNI yang gagah berani menghancurkan gerombolan Poso sampai tidak ditinggalkan. Mereka telah musnah,
Dibantai, hancur, hancur, misalnya, frontman teroris.

https://plakatwisudamurah.wordpress.com/2017/07/31/fadli-zon-jokowi-mencari-terorisme-bill-selesai-mengatakan-tidak-suka-pembuatan-kerajinan-tangan/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s